Ahli Penyakit Menular AS Sebut Covid-19 Bisa Bersifat Kronis

Bagikan Ini ke:

Ahli Penyakit Menular terkemuka di Amerika Serikat, dr. Anthony Fauci, melaporkan bahwa Covid-19 kemungkinan besar tidak akan segera hilang. Dia menyebut virus ini bersifat kronis atau menetap hingga menahun. Sehingga Covid-19 akan tetap ada dalam tahun-tahun mendatang.

Fauci menolak untuk menyetujui anggapan bahwa Covid-19 akan hilang dalam beberapa tahun ke depan. Sebah dia menegaskan bahwa Covid-19 bersifat kronis atau menetap lama. Dalam istilah medis, kronis bisa berupa penyakit tidak menular seperti hipertensi, jantung, dan diabetes.

“Kita perlu merencanakan bahwa Covid-19 adalah sesuatu yang mungkin perlu kita pertahankan secara kronis. Ini mungkin sesuatu yang menjadi endemi, yang harus kita lakukan adalah berhati-hati,” kata Fauci seperti dilansir dari Science Times, Kamis (18/2).

Para ahli mengklaim bahwa beberapa penyakit endemi di Amerika Serikat dapat menjadi pertanda seperti apa penyakit virus Korona di tahun-tahun mendatang. Lalu apa itu endemi?

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) penyakit kronis mengacu pada penyakit atau agen menular lainnya yang terus aktif dalam jangka waktu lama di dalam komunitas. Sedangkan wabah berkaitan dengan peningkatan dramatis dalam jumlah kasus penyakit di wilayah geografis tertentu, terkadang tidak terduga.

Wabah hampir mirip dengan epidemi, tetapi terjadi di wilayah regional yang lebih kecil seperti kota atau provinsi. Sementara itu, seperti yang telah dipelajari dengan virus Korona selama setahun terakhir, pandemi terjadi saat wabah menyebar melalui berbagai negara dan benua.

Meski tidak menyertakan arti yang tepat untuk percakapan penggunaan istilah-istilah ini, memahami perbedaannya bisa membantu. Berikut pemahaman istilah menurut Intermountain Healthcare:

Epidemi dan Pandemi

Pandemi adalah penyakit yang beredar. Epidemi sebagian besar terjadi di suatu daerah, namun jumlah mereka yang terkena dampak di wilayah itu jauh lebih besar daripada rata-rata. Ketika Covid-19, misalnya, terbatas di Wuhan, Tiongkok, maka itu adalah wabah. Perluasan geografis mengubahnya menjadi pandemi.

Endemi, di sisi lain, dalam satu area yang berkelanjutan. Malaria di Afrika adalah endemi.

Lantas, bisakah Covid-19 berubah dari pandemi menjadi endemi? Seperti yang dilaporkan pada November, ada peningkatan kekhawatiran di kalangan ahli kesehatan bahwa virus Korona baru mungkin menjadi endemik di Amerika Serikat dalam beberapa tahun mendatang, di tengah upaya vaksinasi yang sedang berlangsung. Seorang dokter penyakit menular dan ahli Mayo Clinic, dr. Pritish Tosh, mengatakan kepada USA Today bahwa virus dapat bertahan seiring waktu.

Sponsor

“Tampaknya virus ini kemungkinan akan tetap jadi endemik di populasi setidaknya selama beberapa tahun, mungkin tanpa batas,” kata Tosh.

Pada Januari, para ilmuwan dari Emory University dan Penn State University membandingkan novel Coronavirus dengan empat virus flu biasa yang menjadi endemik. Mereka menemukan bahwa paparan virus Korona yang berkelanjutan dapat menyebabkan virus menjadi endemik dalam populasi umum, terutama di kalangan penduduk yang lebih muda.(jawapos)

Lihat di Video MENAKAR