KEOK ! DPO Perusak Masa Depan Tewas Usai Baku Tembak dengan Polisi OKI

Bagikan Ini ke:

Diterbitkan menakar.com | 22 Desember 2020

KAYUAGUNG- Sadar kalau tempat persembunyiannya telah tercium petugas DPO Bandar narkoba asal Desa Ulak Jeremun Kecamatan Sirah Pulau Padang berinisial Rino (34), pukul 13.30 WIB berhasil di lumpuhkan petugas dan meninggal saat dalam perjalanan ke RSUD Kayuagung. Setelah sempat baku tembak dengan petugas Kepolisian.

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy mengatakan, ia mengapresiasi jajaran Satres Narkoba yang berhasil menangkap pelaku. Rencananya akan melakukan transaksi dan sudah menunggu di Depan Hotel Purnama Jl Kh Yusuf Singadekane Kelurahan Jua-jua,”terangnya, Senin (21/12).

Petugas yang sudah mengintai gerak gerik pelaku langsung melakukan penangkapan, tapi pelaku melawan sempat melepaskan 2 kali tembakan. Takut petugas terancam akhirnya dilepaskan tembakan. Pelaku memang bandar besar yang sudah meresahkan masyarakat Desa Ulak Jeremun Kecamatan Sirah Pulau Padang. Bahlan memang pelaju sush berniat akan menembak polisi karena ia memiliki senpira.

Dari tangan pelaku di temukan senpira kaliber 5,5 dengan 4 peluru, 100 butir ektasi warna hijau dan sabu 100 gram serta uang sebesar Rp1 juta dalam saku celana. Kemudian petugas juga menemukan 243,46 gram sabu dan sepucuk senpira 5 amunisi kaliber 5,5 buku catatan transaksi narkoba yang dari catatan tersebut setiap.masuk narkoba tersebut hingga 1,2 kg.” Ini bandar besar karena sudah ada 3 laporan kaki tangannya yang sudah lebih dulu ditangkap.

Sebelumnya, pada (3/12)lalu petugas melakukan penyergapan di pondokannya di Desa Ulak Jeremun tapi pelaku sempat meloloskan diri setelah baku tembak dengan petugas. Akhirnya 7 pondokan milik pelaku dibakar.

Terhadap pelaku berinisial R dikenakan pasal 112 junto 112 ayat 2 subsidier pasal 1 ayat 1 uu darurat tahu 1951 ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati, tapi karena yang bersangkutan meninggal jadi secara hukum sudah bebas tapi tetap dilakukan pengembangan terhadap kaki tangannya.

Terpisah Camatt Sirah Pulau Padang, Syawal Harahap bersama tripika Kecamatan berbela sungkawa atas meninggalnya Reno. Berita ini akan segera menyampaikan berita dukankepada pihak keluarga. Berharap.pihak keluarga bis menerima cobaan ini dengan tabah dan tidak ada kendala apapun.

Semasa hidup almarhum secara langsung belum pernah ketemu dan tidak krnal sama sekali penduduk asli Desa Ulak Jeremun semoga tidak ada.lagi krjadian seperti ini meminta keada masyarakat tidak menuruti jejak almarhum.karena bisnis haram yang dijalankannya sangat merusak masyarakat.” Soal pemakaman belum tahu dimana akan dimakamkan karena segera diberitahukan,” tandasnya.(uni/sumeks.co)

Bagikan Ini ke: