Rumah Tersangka Korupsi Masjid Raya Sriwijaya Digeledah, Mobil Disita

Bagikan Ini ke:

PALEMBANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel kembali melakukan penggeledahan beberapa aset milik tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Kali ini, Selasa (25/5). Tim penyidik Pidsus menyita beberapa aset milik satu dari empat tersangka bernama H Syarifudin yang terletak di daerah Jl Kancil Putih, Gg Utama No 04 RT 50/10, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan IB 1 Palembang.

Rumah megah berkelir merah muda nampak sepi saat didatangi beberapa petugas penyidik Pidsus Kejati Sumsel dikomandoi Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman SH MH serta didampingi Koordinator Intel Kejati Sumsel Roy Riyadi SH MH.

Hingga saat ini tim penyidik masih melakukan penggeledahan di dalam rumah tersangka dengan didampingi petugas kepolisian dari Polsek IB 1 serta ketua RT setempat.

Untuk diketahui, tersangka H Syarifudin merupakan ketua panitia divisi lelang pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring, ntuk diketahui dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Masjid Raya Sriwijaya.

Saat ini Kejati Sumsel telah menetapkan dan menahan empat tersangka, yakni Eddy Hermanto selaku Ketua Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya, Dwi Kridayani Kuasa KSO PT Brantas Adipraya-PT Yodya Karya, Syarifudin selaku Ketua divisi pelaksanaan lelang, dan Yudi Arminto selaku KSO PT Brantas dan Yodia Karya.

Meski telah ada penetapan tersangka namun hingga saat ini tim Penyidik Kejati Sumsel masih terus mengusut dan tahap penyelidikan guna melengkapi berkas para tersangka.

 Tim Penyidik Kejati Sumsel, membawa satu koper berkas dari rumah tersangka Syarifudin. Berkas tersebut diduka ada kaitanya dengan kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Satu unit mobil mewah jenis sedan Honda Camry warna hitam dengan nomor polisi BG 188 TA juga disita. Mobil yang diduga milik tersangka dibawa ke Gedung Kejati Sumsel.

“Benar hari ini tim penyidik Kejati Sumsel selain melakukan penggeledahan dan penyitaan berkas serta, sita aset yang berhubungan dengan tersangka SF,” beber Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman SH MH saat diwawancarai usai mendampingi tim penyidik Kejati Sumsel.

sumber :(fdl/sumeks.co/SEG)

Bagikan Ini ke: