Hutang Petaka Berujung Maut, Kakak-Adik Bantai Jonadi

Bagikan Ini ke:

KAYUAGUNG – Pasal utang piutang yang berujung petaka. Terjadi antara korban Jonadi (43), warga Dusun 2, Desa Kayulabu, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten OKI, Sumsel dengan pelaku Alimudin (30) dan Alunet yang melarikan diri.

Kapolres OKI AKBP Alamsyah Palupessy melalui Kapolsek Pedamaran Timur Iptu Darmawansyah mengungkapkan, penganiayaan itu terjadi sebulan lalu. Saat itu korban menagih utang kepada pelaku Alimudin.

Terjadi cekcok mulut antara Jonadi dengan Alimudin yang berujung pada pembacokan yang dilakukan Jonadi. Penganiayaan itu berakhir dengan perdamaian.
Jonadi menyanggupi membayar ganti rugi biaya pengobatan sebesar Rp15 juta kepada Alimudin.

Pada Rabu (26/5) sekitar pukul 16.00 WIB, Alimudin menagih janji Jonadi tersebut dan tidak menyanggupi.

“Ini memicu emosi Amiludin, lalu pukul 21.20 WIB Amiludin bersama kakaknya Alunet kembali menemui korban Jonadi di rumah,” bebernya.

Kebetulan ada sedang mencuci motor di depan rumahnya. Lalu tanpa basa basi dua bersaudara ini langsung menyerang korban dengan pisau. Korban sempat berupaya melawan dengan kayu panjang yang ada di dekatnya, namun karena kedua pelaku secara membabi buta akhirnya korban tumbang bersimbah darah dengan luka tusuk di punggung 3 liang, leher kanan 1 liang, lengan kanan 1 liang, dan luka sayat 1 liang di pergelangan tangan kanan.

Usai melakukan aksinya, dua pelaku langsung melarikan diri. Warga sekitar berusaha menolong korban dan membawanya ke RSUD Kayuaung, namun dalam perjalanan korban meninggal.

Setelah mendapat laporan via telepon, anggota Polsek Pedamaran Timur langsung menuju ke TKP. Petugas berjaga di Desa Kayulabu untuk mengantisipasi aksi saling balas dendam. (uni/sumeks.co)

Bagikan Ini ke: