Makin Sulit Dicari, Harga Bibit Porang Tembus Rp 200 Ribu /KG

Bagikan Ini ke:

Diterbitkan menakar.com | 30 Mei 2021

OKU, Menakar.com– Memasuki tahun 2020 lalu, banyak petani yang banting setir dan beralih membudidayakan porang. Dengan naiknya tingkat kebutuhan tersebut, berdampak pula pada kelangkaan dan kenaikan harga terhadap benih porang.

Komunitas Petani Porang yang tergabung dalam Petani Penggiat Porang Nusantara (P3N) di kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumsel. Mengungkapkan, memang ada terjadi lonjakan permintaan bibit porang, seiring timbulnya minat petani yang ingin membanting stir untuk membuka lahan mereka dengan tanaman umbi porang, ucap Roni Ronzili selaku ketua DPC P3N di OKU.

“Saat ini memang terus terjadi lonjakan permintaan bibit porang, namun. untuk di Palembang saya rasa belum terjadi kelangkaan,” ungkapnya

Menurut Pria yang memiliki lahan kebun Porang di Kecamatan Lengkiti,untuk stok bibit benih porang wilayah seputaran Sumsel, masih belum begitu langka.

Hal tersebut diyakinkannya dengan mengajak petani yang baru mau membuka lahan pertanaman porang dapat bergabung di Komunitasnya dan dibantu untuk penyediaan bibit.

“Untuk petani di OKU khususnya, bisa nanti kita bantu untuk suplai bibit porang, ya kalau soal harga memang ada kenaikan, sesuai dengan kualitas bibitnya porang itu sendiri,” jelas Roni.

Sementara untuk penyuplaian stok bibit di Sumsel, dikatakan Roni didatangkan dari palembang, Sedangkan untuk harga di komoditi untuk bibit benih porang saat ini dipatok dengan harga 200 ribu Perkilo (12)

Bagikan Ini ke: