Barang Bekas, Dongrak Ekonomi Warga di OKU

Bagikan Ini ke:

Baturaja, menakar.com – Daur ulang sampah plastik maupun besi, belakangan banyak digeluti masyarakat kota Baturaja, OKU.

Dampaknya, ekonomi masyarakat sedikit terbantu, masalah sampah sedikit tertanggulangi.

Meski harga plastik daur dihargai murah, namun pengepul sampah itu terus bermunculan.

“Dapat uangnya sedikit, kalau barang yang ditimbang sedikit. Tapi kalau hasil pengumpulan banyak, duitnya banyak juga, ” ujar Sur, warga kelurahan Talang Jawa, yang beberapa tahun belakang mengumpulkan plastik daur ulang, Rabu (2/6)

Dia menjelaskan, sampah plastik daur ulang dihargai Rp 1.000/kg. Jika dalam satu hari bisa mengumpulkan lebih dari 10 kg, uang hasil penimbangan juga banyak.

“Belum lagi kalau dapat besi, alpaka atau botol, tentu uang yang didapat tidak sedikit, ” terangnya.

Barang bekas yang dikumpulkan, dia timbang setiap lima hari sekali. Karena, sudah dijadwal pembelinya.

“Datang sendiri orangnya (pembeli). Biasanya pakai gerobak kayu, ” tandasnya.

Bernilainya sampah plastik daur ulang, banyak sedikitnya membantu penanggulangan sampah. Karena, selama ini sampah plastik kerap menjadi pembahasan. (13)

Foto : Mustofa/menakar.com
Pengepul sampah daur ulang, membeli barang bekas milik warga di kelurahan Talang Jawa.
Bagikan Ini ke: