Warga OKU Cemburu Opening Porprov di Ranau

Bagikan Ini ke:

Diterbitkan menakar.com | 6 Juni 2021

OKU, menakar.com – Menjadi tuan rumah Porprov Sumsel ke XIII, masyarakat OKU Raya tentunya sangat senang. Ada dampak positifnya.

Namun, ada juga yang sedikit kecewa. Karena, opening dan closing ceremony, bukan di kabupaten OKU. Kabupaten tertua dari OKU Timur dan OKU Selatan. Melainkan di Ranau, OKU Selatan.

“Kenapa tidak kabupaten OKU. Kan, kabupaten tertua, kenapa justru di Ranau, OKU Selatan, ” tanya Zal, warga kelurahan Sukaraya.

Dirinya mengaku sedikit cemburu, karena kabar yang didapatnya, opening dan closing Porprov Sumsel di Ranau, untuk promosi salah satu wisata andalan di Sumatera Selatan.

“Ke depan wisata OKU harus bangkit. Supaya, opening dan closing terpusat di kabupaten OKU, ” ungkapnya.

Menurut dia, bentang alam kabupaten OKU sangat kaya aset wisata. Namun, sejauh ini belum dikelola maksimal. Masih banyak wisata yang tertidur. Masih perawan belum terjamah.

“Kalau dimaksimal, bisa menyerap wisatawan, ” sarannya.

Sementara, hasil obrolan santai dengan salah satu pengurus cabang olahraga di OKU, kontingen bakal kesulitan tempat tinggal.

“Jumlah hotel atau penginaoan tidak sebanyak di OKU. Memang ada homestay milik warga, tapi apakah cukup menampungnya, ” ungkapnya.

Memang, kata dia, idealnya pembukaan Porprov Sumsel lebih baik di Kabupaten OKU. Karena jumlah penginapan sangat banyak.

“Tapi karena sudah kebijakan, tidak bisa berbuat banyak selain mengikutinya saja, ” tandasnya. (13)

Foto : dok. Menakar.com
Pemandangan objek wisata danau Ranau dengan latar belakang gunung Seminung, OKU Selatan.
Bagikan Ini ke: