Ternyata Begini Cara Ampuh Basmi Hama Tikus Sawah

Bagikan Ini ke:

Diterbitkan menakar.com | 7 Juni 2021

OKU TIMUR – Memasuki musim tanam, komoditi Petani di OKU Timur kompak untuk membasmi hama yang memang sudah sejak lama menjadi musuh para petani, karna dapat menimbulkan kerugian.

Berbagai cara untuk membasmi hewan dalam kategori  Tikus sawah (Rattus argentiventer) sudah sering dilakukan, meski demikian, hasilnya tetap saja sama. 

“Karena saat ini telah memasuki masa tanam, sebelumnya kita akan lakukan pemebersihan hama,” ungkap Wardoyo, salah seorang petani Padi di Kecamatan Belitang Mulya.

Dia mengeluhkan jika tanaman padi miliknya sering dimakan hama tikus, sehingga mengurangi hasil panen. 

Berita Terkait :  Banyak Desa Terkendala Upload Data SDGs

Alternatif untuk mengusir hama tikus sawah, dibeberkan Waluyo, sudah didapatkannya dan dinilainya paling efektif saat ini, dengan cara melakukan metode pengemposan.

“Pengemposan ini kita pakai dengan teknik berbeda, dari cara yang sering digunakan sebelumnya,” urainya.

 Diterangkannya, pemilik sawah sengaja terlebih dahulu akan melakukan pengemposan lahan sebelum melakukan penanaman bibit padi. Tujuannya, untuk menyerang sarang hama tikus terlebih dahulu agar hama tikus pergi. 

“kita pakai teknik serang dulu baru tanam,” tegas Waluyo.

Untuk pengemposan tersebut, dilakukan dengan mengunakan bahan baku belerang yang dibakar kemudian dimasukan ke dalam sarang atau lubang tikus di sekitar galengan sawah. 

Berita Terkait :  Banyak Desa Terkendala Upload Data SDGs

Kepala Dinas Pertanian Oku Timur, Kanjeng Tubagus Sunarseno mendukung cara para Petani yang mengunakan metode baru tersebut.

Menurut Kanjeng, selama ini, teknik yang digunakan Petani tersebut  terbilang ampuh dan lebih efektif sehingga petani bisa lebih diuntungkan.

Teknik ini dilakukan dengan cara pengemposan sebelum melakukan tanam padi terbukti cukup efektif, berguna untuk mengurangi serangan hama tikus.

“ini pertanda bagus dan kita bisa kembangkan lagi untuk kedepannya,”  tandas Kanjeng. (Dira/okutimurpos)

Bagikan Ini ke: