Migrasi Rekening Bank Syariah Dimulai

Bagikan Ini ke:

Diterbitkan menakar.com | 13 Juni 2021

Baturaja timur – Legal Merger Bank Syariah Indonesia secara resmi di-launching Presiden Joko Widodo di Istana Negara, 01 Februari 2021.

Integrasi penggabungan 3 Bank, memakan waktu sekitar 11 bulan yang
dimulai Maret 2020.

Dalam kurun waktu tersebut, BSI telah melewati perijinan dari OJK, Due Diligent, penandatanganan akta penggabungan, dan laporan informasi terbuka telah berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan.

“Bank Syariah Indonesia dipilih karena ingin Bank syariah menjadi representasi Indonesia, baik di tingkat Nasional maupun ditingkat Global, ” ujar Branch Manager BSI Baturaja Slamet Riadi, Afif Alfan Tou.

Bank Syariah Indonesia berkomitmen menjadi Lembaga Perbankan yang melayani segala lini masyarakat. menjadi Bank Modern, serta inklusif dan memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat.

“Namun tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip syariah, dan berusaha menjadi bank yang dipilih nasabah karena memiliki produk yang kompetitif, dan layanan yang prima sesuai kebutuhan nasabah, ” tambahnya.

Bergabungnya tiga Bank Syariah menjadi satu ini, nasabah perlu melakukan migrasi rekening ke Bank Syariah Indonesia.

Proses migrasi ini secara bertahap, sambung dia, mulai 1 Februari  2021. Dijadwalkan 1 Oktober 2021 proses migrasi telah selesai.

“Pada 1 November 2021, diharapkan seluruh jaringan Bank Syariah Indonesia bisa berintegrasi, ” harapnya.

Dijelaskan Branch Manager BSI Baturaja Sultan Syahrir, Andy Fardiansyah, migrasi rekening merupakan penggabungan rekening  ex BNIS dan ex BRIS menjadi rekening BSI. Migrasi tidak repot. Karena nasabah cukup  mengganti buku tabungan, penukaran ATM dan aktivasi mobile banking BSI.

“Bisa dilakukan cabang BSI terdekat, ” sebutnya.

Dijelaskannya, migrasi rekening Bank Syariah Indonesia Region 3 Palembang yakni ex BRI syariah dan  ex BNI Syariah di  wilayah provinsi Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung dilaksanakan serentak pada 14 Juni 2021. 

Untuk diketahui masyarakat umum di Kabupaten Ogan Komering ulu,  terdapat tiga kantor cabang BSI yakni KC Baturaja Slamet Riadi, KC Baturaja Sultan Syahrir, dan KC Baturaja Rahman Hamidi.

“Untuk mempermudah proses migrasi rekening ini, nasabah bisa melakukan migrasi rekening di tiga  kantor cabang ini, ” ungkapnya.

Sementara itu, Branch Manager BSI Baturaja Rahman Hamid, Taufik, menjelaskan terkait migrasi rekening, BSI Region 3 Palembang telah melakukan persiapan ekstra dan matang karena bertepatan pada masa pandemi.

“Karena masa pandemi, persiapan harus matang dan mengedepankan protokol kesehatan, ” ungkapnya.

Sejumlah fasilitas untuk penerapan protokol kesehatan yakni, menambah tempat cuci tangan, alat ukur suhu tubuh dan ketersediaan masker untuk nasabah apabila tidak membawa masker.

“Untuk mengurai antrian nasabah, kantor-kantor cabang BSI menyediakan tenda-tenda dan kursi.  Sehingga nasabah yang antrian, akan tetap dilayani dan merasa nyaman, ” imbuhnya.

Tak kalah pentingnya, kantor cabang BSI telah mendapatkan izin dari aparat dan dinas terkait. Diantaranya : Pemkab OKU, Ketua gugus tugas penanganan covid 19 OKU – Plh Bupati OKU, ketua harian gugus tugas penanganan covid 19 OKU- Sekda OKU, BPBD OKU, Dinas Kesehatan, Puskesmas Kemalaraja dan Sukaraya, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kecamatan Baturaja timur, Kelurahan Kemalaraja dan Sukaraya, Polres OKU, Polsek Baturaja timur, Kodim 0403 OKU, Koramil.

“Dengan adanya surat izin ini diharapkan semua proses migrasi rekening di cabang- cabang BSI dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama, ” tandasnya. (*)

Ilustrasi Bank Syariah Indonesia.
Bagikan Ini ke: