Fokus Kembangkan Tanaman Porang

Bagikan Ini ke:

Diterbitkan menakar.com | 12 Juli 2021

LENGKITI – Pemerintah Desa Sundan serius mengembangkan budidaya tanaman porang (amorphophallus muelleri) sebagai tanaman utama di Desa Sundan. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui kemitraan dengan BUMDes.

Keseriusan tersebut disampaikan pada musyarawah desa (musdes) di balai desa setempat pada 7 Juli silam.

Dalam kesempatan tersebut, Kades Sundan Ronzili membeberkan beberapa poin penting dari program pemerintah yang tertuang dalam RKPdes TA 2022 selain dari sektor pembangunan insfrastruktur.

“Sebelumnya, kita telah membuat lahan percontohan yang telah ditanami porang dan sudah melakukan panen belum lama ini, hasilnya lumayan.

Sehingga Porang diyakini bisa menjadi komoditas yang bagus untuk dikembangkan,” ungkap Ronzili.Dalam Musdes tersebut dijelaskan beberapa poin penting untuk keberlangsungan
pembangunan Desa yang telah disepakati untuk diajukan pada RKPdes.

Dikatakan Ronzili, salah satunya ialah penyertaan modal untuk BUMDes yang akan bergerak pada sistem kemitraan antara Bumdes dengan masyarakat melalui budidaya porang.

Sektor pertanian akan terfokus pada tanaman porang sebagai tanaman utama yang digarap di desa Sundan. Selain dari hasil tanaman pertanian lainnya seperti kopi dan karet.

Ronzili menuturkan, selain memiliki harga jual yang tinggi, tanaman ini mulai banyak digemari petani karena petani optimis dapat meningkatkan penghasilan dan juga ikut andil untuk memenuhi
kebutuhan ekspor.

Peserta Musdes tersebut dihadiri langsung oleh Camat Lengkiti Yoyin Arifianto Ap M.si, Pmd Helmi Afrizal Nasution ST, TA Drs. Insarul hadi,Perangkat desa, Bpd dan tokoh masyarakat yang turut mendengarkan Penyusunan RKPdes TA 2022.(*)

Bagikan Ini ke: