Mahasiswi Mojokerto Ditemukan Bunuh Diri di Makam Ayahnya, Sang Ibu Meminta maaf

Bagikan Ini ke:

Diterbitkan menakar.com | 5 Desember 2021

MENAKAR.COM–Sebuah video yang merekam seorang ibu mengaku orang tua dari korban bunuh diri yang ditemukan di sebelah makam ayahnya yang berlokasi di Kecamatan Sooko, Mojokerto viral di Media sosial twitter.

Didalam video klarifikasi, tampak seorang ibu mengaku mama dari Novia Widya (23). Ia juga meminta kepada publik untuk tidak membesar-besarkan masalah kasus ini, baik itu media twitter atau media lainnya.

“Saya mamanya Novia saya mohon maaf atas semua kesalahan anak saya, kepada seluruhnya yang pernah mengenal anak saya mohon dimaafkan,” katanya.

Dia juga mengatakan bahwa ini merupakan musibah keluarganya yang diluar dugaanya. “saya mohon maaf sekali supaya ini tidak dibesar-besarkan baik di twitter maupun apapun,’ tuturnya.

Tidak sampai disitu, sang mama korban yang diduga bunuh diri karena dilatari kasus pemerkosaan oleh oknum Polisi, menyebutkan bahwa dirinya sempat membawa Almarhumah ke Rumah Sakit Jiwa pada tanggal; 29 November 2021. Bahkan saat itu, Dokter menyatakan Novia mengalami gangguan kejiwaan yang mebuatnya mengalami deperesi berat.

” Memang anaknya ini tertekan sekali, sangat berat dan memang saya sudah berkali-kali untuk mencegah tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan atau ingin mengkahiri hidupnya,” terangnya.

Diketahui, banyak kabar yang menyebut motif di balik aksi bunuh diri itu karena gadis itu telah diperkosa. Pelaku pemerkosaan itu merupakan anggota Polri. Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handokokepada wartawan mengatakan perihal kasus itu menyebut Polres Mojokerto telah menanganinya.

Sejauh ini, lanjut Gatot, belum ada bukti dan petunjuk yang memperkuat dugaan adanya keterlibatan dari oknum anggota Polri di balik aksi bunuh diri tersebut. Tetapi, ditegaskan, Polda Jawa Timur akan terus mengusut kasus tersebut hingga tuntas. “Belum ada bukti yang mengarah ke sana (keterlibatan) tapi akan terus didalami dengan profesional,” kata Gatot.(*)

Bagikan Ini ke: