Harga Sawit Naik, Petani Cuan

Bagikan Ini ke:

Diterbitkan Kamis, 18 Februari 2021 : 0:08 WIB ,

BELITANG JAYA – Kenaikan harga komoditi sawit membuat petani merasa senang, dari yang sebelumnya hanya Rp 800 perkilonya namun saat ini telah mencapai harga Rp1400 perkilonya.

Sponsor

Sponsor

Namun yang jadi masalah adalah buah sawit mengalami penurunan hasil buah, mengingat petani kurang melakukan pemupukan di saat
harga sawit sebelumnya mengalami penurunan harga.

Suko (34), salah satu pemilik kebun sawit di Desa Sido Rejo Kecamatan Belitang Jaya mengatakan, dirinya mengaku sangat senang karena harga buah sawit terus mengalami kenaikan. Namun masih terkendala dengan hasil buah yang di dapat.

Berita Terkait :  Petani Kopi Kabupaten Lahat Ditemukan Tewas di Kebun

“Dalam satu hektar setiap kali panen hanya menghasilkan kurang llebih sekitar 100 kg. padahal sebelumnya saat harga sawit murah hasil panen melimpah hingga dalam satu hektar telah mencapai
1 ton buah sawit setiap kali panen,” terangnya.

Kurangnya hasil buah sawit menurutnya, karena petani tak melakukan pemupukan secara rutin sehingga mengakibatkan hasil buah menrun.

“Jangankan untuk beli pupuk untuk makan saja kita susah, jadi ya terpaksa kita tidak melaakukaan pemupukan. Namun dengan harga yag semakin meningkat terus membuat petani merasa senang,
terlebih hampir 70 persen di kecamatan Belitang Jaya Memiliki Kebun,” tandanya.

Sponsor

Sementara, Camat Belitang Jaya Yuni Haryanto mengatakan, alhamdulillah kalau ada kenaikan harga sawit di tingkat petani, tentu hal ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat desa. Terlebih saat ini jalan di wilayah Kecamatan Belitang Jaya sudah mulus, sehingga mempermudah angkutan umum untuk mengangkut hasil bumi di wilayah Kecamatan Belitang Jaya.

Berita Terkait :  Dampak Lahan Terkena Proyek Jalan Tol Warga Tuntut Ukur Ulang


“Karena kalau dulu banyak kendaraan yang sering terjebak di jalan yang rusak. Namun saat ini jalan sudah mulus, sehingga kendaraan lancar,” jelasnya. (dira)

Sponsor