Kurangi Konsumsi Pupuk Kimia

Bagikan Ini ke:

BELITANG MULYA – Mayoritas penduduk Desa Tulung, Kecamatan Belitang Mulya bekerja di bidang pertanian dengan menggarap lahan persawahan.
Penggunaan pupuk kimia akhir-akhir ini sudah melebihi batas normal. Dimana petani sangat bergantung sepenuhnya pada manfaat pupuk kimia tanpa menyadari efek yang ditimbulkan dari segi kesehatan
dan kerusakan unsur hara tanah.

Maka dilakukan pelatihan pembuatan pupuk organik untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kedaulatan Pangan di Desa Tulung Sari.

Sponsor

Sponsor

Yoso Martono, Ketua Pos Pengembangan Agen Hayati (Pospah) mengatakan, pembatasan peredaran jumlah pupuk kimia pun setiap tahunnya juga mengalami peningkatan, sehingga para petani harus berfikir untuk mendapatkan alternatif lain sebagai pengganti pupuk kimia.

Berita Terkait :  Ditangkap, Bandar Sabu Nyemplung ke Sungai

“ Menjawab Permasalahan pengembangan agen hayati mengadakan pelatihan pembuatan pupuk organik, yabg diikuti kelompok tani Desa Tulung Sari, Ketua Penyuluh Kecamatan Belitang Mulya dan UPTD Pertanian,” terangnya. Setelah pelatihan selesai dilaksanakan, diharapkan para petani mulai berfikir terbuka untuk mengganti
sedikit demi sedikit penggunaan pupuk kimia dan menggunakan pupuk organik.

“Dimana manfaat yang telah dikaji tidak kalah dengan pupuk kimia pabrik dan mempunyai efek lebih baik bagi kesehatan serta harga produksi lebih murah serta menjaga unsur hara tanah sehingga tanahsenantiasa subur,” ucapnya.

Sponsor

Diharapkan kedepan dengan memberikan pelatihan ini kedepan para petani memiliki keahlian khusus untuk bisa membuat pupuk organik dan pengaplikasianya agar para petani tidak ketergantungan pada pupuk kimia.

Berita Terkait :  Ditangkap, Bandar Sabu Nyemplung ke Sungai

“Tujuan kita melaksanakan pelatihan pembuatan pupuk organik ini untuk memberikan pemahaman kepada para petani bahwa penggunaan pupuk kimia terus menerus dapat merusak struktur tanah, yang mengakibatkan tanah ketergantungan terhadap unsur kimia tersebut,” pungkasnya. (Dira/oku timurpos)

Sponsor