Realisasikan Tutup Lokalisasi di Pangkalpinang

Bagikan Ini ke:

NASIONAL–Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan rapat koordinasi terakhir penutupan dua lokalisasi di Kota Pangkalpinang. Untuk memastikan lokalisasi Parit Enam dan Teluk Bayur ini tutup permanen pihak Pemkot mempersiapkan segala sesuatu secara manusiawi.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Pemkot Pangkalpinang, Radmida Dawan didampingi Plt Kasat Pol PP, Efran dan Kepala Dinas Sosial, Rika Komarina di kantor Walikota Pangkalpinang, (kemarin). Ditegaskan Sekda pihaknya dalam waktu dekat akan segera realisasikan penutupan dua lokalisasi tersebut.

Sponsor

Sponsor

“Jangan berfikir negatif ke kita, karena semua ada tahap dan proses. Ini tahap akhir, sebanyak 152 orang pekerja seks, akan kita pulangkan dan sudah kita anggarkan,” jelas Radmida Dawam.

Ditambahkannya, Pemerintah Kota Pangkalpinang serius dalam penutupan dua lokalisasi tersebut. Tinggal menunggu anggaran untuk proses pemulangan hingga mereka tiba di Dinas Sosial daerah masing-masing. Rata-rata mereka dari daerah Jawa Barat.

“Kita akan melibatkan Forkopimda dan dipimpin langsung oleh Walikota Pangkalpinang. Tidak boleh lagi buka untuk selamanya dengan kegiatan yang sama seperti itu. Dan kita harapkan ini bisa berjalan lancar dan nanti pak Walikota akan memimpin langsung penutupan lokalisasi tersebut,” tutupnya.

Sponsor

Sementara, Kepala Dinas Sosial Pangkalpinang Rika Komarina menambahkan, anggaran yang disiapkan sekitar Rp290an juta. Upaya pemulangan dilakukan Pemkot Pangkalpinang terhadap penghuni dua lokalisasi tersebut sudah selesai dilakukan tinggal menunggu anggaran.

“Total sekitar 152 orang, jadi kita bukan mengulur waktu. Tapi karena melalui proses dan tahapan. Bahkan kami juga koordinasi dengan Pemerintah dari masing – masing PSK. Tunggu saja, jadi kami tidak main – main. Segera kita tutup permanen lokalisasi ini,” tutupnya.(tob/sumeks.co)

Sponsor