Tahun ini, Penerimaan Tes Masuk Siswa Dilarang Pemerintah

Bagikan Ini ke:

Baturaja, Dinas pendidikan OKU mempersiapkan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD maupun SMP sederajat.

Pada PPDB mendatang, kemendikbud RI menerapkan aturan baru. Hal ini terungkap dalam pertemuan kepala SMP negeri di kecamatan Baturaja Timur, kemarin (17/2). Pertemuan ini dihadiri Kepala Disdik OKU H Teddy Meilwansyah S.STP MM yang diwakili Kabid Pembinaan SMP Disdik OKU M. Darojatun SE ME.

“Pemerintah melarang sekolah menggelar tes masuk pada PPDB tahun ini,” ungkap Darojatun.

Berita Terkait :  Siaga Karhutla Tiga Pilar Ini Berperan Penting


Ia mengungkapkan , ada empat proporsi atau kuota siswa yang diterima di sebuah sekolah. Untuk zonasi SMP minimal 50%, afirmasi 15%, perpindahan tugas orang tua/wali sebesar 5%, dan prestasi (sisa kuota dari jalur yang lain).

Dengan aturan baru ini, tegasnya, maka tidak ada lagi siswa yang bisa masuk ke sekolah yang dinginkan tanpa melalui salah satu jalur PPDB tersebut.

Sponsor

“Kita komitmen tidak ada titipan. Mulai sekarang, kita sosialisasi PPDB tanpa tes ini,” ujarnya.

Berita Terkait :  Menpan RB Tekan Kepala Daerah. Ada Apa ?

Untuk jalur Zonasi, menurut Darojatun, masih perlu dibahas untuk jarak minimal dan maksimal oleh sekolah. PPDB melalui jalur zonasi yang dimaksud pasal 12 ayat (2) huruf a diperuntukan bagi calon siswa baru yang berdomisili di wilayah yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.
“Jadi untuk jarak akan dirapatkan kembali. Begitu juga dengan jalur lain,” tegas Darojatun. (jr8/okes)

Lihat di Video MENAKAR