Truk Pupuk Terjungkal Berikut Panduan Mengemudi Mobil Manual di Tanjakan

Bagikan Ini ke:

OTOMOTIF-MENAKAR.COM – Diduga karena tak kuat menanjak, sebuah truk mengangkut pupuk tak mampu menanjak di jalur alternatif jalan baru. Tepatnya di Desa Manggul, Kecamatan Lahat. Jum’at (5/2) siang.

Kejadian truk mundur tanpa kendali ini, diduga sopir truk tak mampu menendalikan laju kendaraan saat mengatr rotasi Perpindahan Persneling. Sehingga pada saat menanjak truk kembali terperosok. Beruntung, Mobil pada saat kejadan sedang spi pengguna jalan, sehingga tidak menimbulkan korban.

Sponsor

Sponsor

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung datang untuk menolong, dan mobil truk itu berhasil didorong serta sopir kembali melanjutkan perjalanan.

“Tidak ada korban jiwa, mobil hanya mundur,” kata Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK melalui Kapolsek Kota Lahat Iptu Irsan Rumsi SE.

Melansir Acc, dalam saat berkendara mengunakan kendaraan manual saat menanjak sebaiknya jika diperlukan melihat panduan berikut ini :

Mengemudi Mobil Manual di Tanjakan

Mengemudi dengan mobil manual sudah tentu memiliki tantangan tersendiri. Termasuk untuk cara menyetir mobil manual di tanjakan yang membutuhkan taktik serta keahlian. Pengalaman juga berpengaruh pada kesuksesan mengemudi di jalan menanjak.

Berita Terkait :  Kebiasaan Mematikan Mesin Motor Matic dengan Standar, Bisa sebabkan Aki Tekor

1. Gunakan Gigi 1 atau 2

Menggunakan dua gigi ini menjadi pilihan teraman untuk cara mengemudi di tanjakan. Gigi 1 sebaiknya digunakan saat mengemudi di tanjakan yang benar-benar curam. Sedangkan gigi 2 untuk tanjakan yang cukup landai.

Sementara ini pilihan gigi 3 sama sekali tidak dianjurkan. Tarikan yang kurang kuat akan membuat mobil cepat melorot turun.

2. Jangan Gunakan Kopling Setengah

Banyak pengemudi yang memilih menggunakan kopling setengah atau menggantung saat di jalan tanjakan. Cara ini memang membantu mendorong mobil. Bahkan saat melewati tanjakan curam sekalipun.

Meski begitu cara ini akan membuat kopling cepat menjadi panas. Parahnya lagi bila terus dilakukan atau dalam waktu lama akan menjadikan kopling jebol.

Berita Terkait :  Kebiasaan Mematikan Mesin Motor Matic dengan Standar, Bisa sebabkan Aki Tekor

3. Rem Tangan Pengganti Kopling

Selain memainkan gigi 1 dan 2, penggunaan kopling bisa diganti dengan rem tangan. Saat mobil berhenti di tanjakan, seperti macet atau lalu lintas padat, langsung gunakan rem tangan.

Rem tangan bisa dilepas secara perlahan, sembari melepaskan kopling saat mobil berjalan. Cara ini akan membantu agar mobil tidak melorot turun ketika di jalan tanjakan.

4. Rem Kaki Saat Tanjakan Landai

Cara menyetir mobil di tanjakan landai satu ini cukup riskan. Sebaiknya memang hanya dilakukan untuk tanjakan yang benar-benar tidak terlalu tinggi.

Taktik ini mengkombinasikan rem kaki dan kopling. Caranya dengan menekan pedal rem kemudian posisikan persneling ke netral saat berhenti.

Bila mobil sudah mulai berjalan, lepas pedal rem perlahan. Sembari juga lepaskan pedal kopling. 

Sponsor

Mobil akan mulai bergetar dan maju dengan perlahan. Teruskan untuk gas sedikit demi sedikit.

(zk/menakar/lahatpos)

Sponsor