Warga Muaradua Wafat Terindikasi Covid 19

Bagikan Ini ke:

Diterbitkan : MENAKAR.COM Jumat, 19 Februari 2021 : 19:59 WIB ,

MUARADUA – Satu warga asal Muaradua yakni ND (71), dimakamkan dengan proses protokol kesehatan di pemakaman Satgas TPU Bumi Agung Jaya, Buay Rawan, Selasa, (16/2).


Tim satgas penanganan Covid-19 OKU Selatan, terpaksa mengambil keputusan ini mengingat warga tersebut terindikasi meninggal karena terpapar virus covid-19.

“Sebenarnya hasil swab warga tersebut belum keluar. Namun, karena ada beberapa hal yang memungkinkan pasien ini terpapar. Seperti hasil antigen reaktif, sehingga kita lakukan pemakaman dengan sistem protokol kesehatan covid-19,” ungkap Sekertaris Satgas Covid 19
OKU Selatan, Doni Agusta, Rabu (17/2).

Berita Terkait :  Virus Corona B117 Terdeteksi di Karawang

Pemakaman pasien dengan sistem protokol kesehatan tersebut, terangnya berjalan lancar tanpa kendala. Terlebih sudah disetujui oleh perwakilan keluarga pasien.
“Untuk pemakaman kemarin juga dihadiri Camat Muaradua Perwakilan Anggota Koramil Muaradua, maupun perwakilan Anggota Polsek OKUS,” tambahnya.

Lanjut Doni, Pasien bernama Snini memang tercatat sebagai warga Muaradua. Wanita paruh baya tersebut terindikasi terpapar virus asal Wuhan Tiongkok lantaran pernah menjalani perawatan di RSUD Muaradua pada (5/2) lalu karena sakit. Kemudian dilakukan rapid tes antigen dan hasilnya reaktif.

“Untuk hasil tes swabnya
masih kita tunggu. Mudahmudahan hasilnya negatif,”

jelasnya.

Masih kata Doni, terkait data Kabupaten OKU Selatan per tanggal 16 Februari 2021 menunjukan hasil positif. Lantaran menunjukan penurunan zona papar.

Sponsor

Dengan data detail 74 warga yang terkonfirmasi. 6 warga yang meninggal.
56 warga yang sembuh. 397 warga yang suspek, dan 2
warga yang probable.

Berita Terkait :  Virus Corona B117 Terdeteksi di Karawang


“Hingga saat ini langkahlangkah untuk memutus rantai penularan corona terus kita lakukan. Mulai dari himbauan sosialisasi warga , penutupan seluruh tempat wisata di OKUS, pembagian masker dan juga kegiatan vaksinasi sinovac. Mudahmudahan dengan ini penularan virus di OKU Selatan semakin turun, dan pandemi ini bisa terakhir,”
jelasnya. (HOS)

Lihat di Video MENAKAR